Ceritaku: 1

Pada tanggal 8 Agustus 2022 saya bergegas keluar kelas dan menyusuri lorong sekolah. Suasana pulang sekolah kala itu terlihat ramai, sama seperti hari-hari biasanya. Sinar matahari mengingatkan saya betapa melelahkannya hari itu. Rasanya ingin segera beristirahat. Dibukalah aplikasi Gojek, menekan pilihan GoRide, lalu membuat pesanan untuk pulang ke rumah.

Setelah menunggu beberapa menit, sampailah Pak Doni di titik temu. Beliau orangnya ramah, dan perjalanan 15 menit dijadikannya tidak membosankan karena sambil mengobrol kecil.

Saat memasuki gang menuju alamat rumah, motor yang kami naiki agak di pelankan. Rupanya ada seekor anak kucing yang begitu kecil tengah mengeong di tengah jalan. Kemudian sampailah pada titik tujuan, saya mengembalikan helm Gojek yang dikenakan dan membayar sebesar Rp.11.000,00. Tapi tidak sampai disitu, saya berbalik badan dan segera mengambil anak kucing itu. Saya memeriksa ke sekitar dan nampaknya anak kucing tersebut terpisah jauh dari induknya atau dibuang begitu saja. Umurnya mungkin sekitar 1 bulan? Dan terus menerus mengeong kelaparan. Karena saya pikir ini hanya kucing jalanan dan bukan milik siapa-siapa, maka saya bawa pulang.

Tiba di rumah, saya segera berganti pakaian dan mengambil makan dan minum untuk anak kucing tersebut. Yang awalnya terus mengeong kini menjadi lebih tenang, lalu ia mendekat dan terlelap di sekitar badan saya. Di umur segitu memang butuh kehangatan, jadi saya kira tidak ada salahnya untuk mengadopsi. Dan saya putuskan untuk memanggilnya dengan nama Sebastian (iya, dia laki-laki).

Dalam beberapa hari kami menjadi begitu dekat, ia anak kucing yang menggemaskan dan manja. Namun singkat cerita, Sebastian meninggal karena penyakit pencernaan (bawaan) yang diidapnya, tidak sempat dibawa ke dokter/klinik hewan. Saya sudah berusaha sebisa mungkin untuk merawatnya, agak disayangkan memang, tapi yang pasti kini dia sudah tidak menderita karena kesakitan lagi.

Sekian untuk cerita saya, ini merupakan pengalaman yang luar biasa. Terima kasih telah membaca.

Berikut beberapa foto Sebastian:







Rest In Peace, Sebastian :)

Comments

Popular Posts